info

8 Dampak Obesitas Pada Anak

8 Dampak Obesitas Pada Anak – obesitas merupakan penumpukkan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi, sehingga menyebabkan tubuh menjadi kronis. Kalori yang di makan pada tubuh seseorang sangat banyak sedangkan orang tersebut tidak melakukan banyak aktivitas yang tidak bisa membakar kalori tersebut sehingga sisa kalori yang tidak terbakar akan menumpuk membentuk lemak.

Dokter spesialis saluran pencernaan memberikan informasi mengenai banyaknya manusia yang mengidap penyakit obesitas ini dikarenakan faktor makanan yang dikonsumsi manusia saat ini kebanyakan makanan cepat saji atau mungkin saja makanan yang dimakan memiliki nutrisi yang kurang baik.

8 Dampak Obesitas Pada Anak

Perlu kalian perhatikan khususnya untuk ibu – ibu dalam memberikan asupan nutrisi kepada anaknya sejak balita. Kelebihan berat badan anak bukan hanyak sekedar gemuk saja tapi menurut dokter bedah obesitas ini bisa dilakukan pengecekkan untuk menentukan apakah anak kalian mengalami obesitas atau tidak yaitu dengan mengukur berat badan dan tinggi anak, serta mengkalkulasi indeks masa tubuh atau IMT (Body Mass Index/ BMI) pada anak. Kemudian dokter akan membandingkan dengan nilai normal pada anak.

Dampak yang dihasilkan karena obesitas pada anak ini bukan hanya secara fisik, tapi juga emosional dan sosial. Berikut saya jelaskan beberapa dampak yang akan timbul pada anak yang mengalami obesitas.

  • Rata – rata yang obesitas ini akan memiliki tekanan darah tinggi dan kolesterol yang tinggi. Dimana kedua itu akan mengalami flek yang akan memicu penyempitan     pembuluh darah arteri anak. Sehingga anak dapat teserang stroke dan serangan jantung kemudian hari.
  • Aktivitas anak yang bisa memicu adanya diabetes tipe 2.  Dimana kadar gula dalam darah melebihi nilai normal. Ketidaknormalan itu dikarenakan tubuh tidak menggunakan hormone insulin secara normal. Padahal insulin itu fungsinya membantu glukosa atau gula masuk dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi.
  • Pernapasan akan terganggu karena penyempitan, membengkak, dan sulit untuk bernapas. Contohnya seperti asma.
  • Pola tidur yang tidak baik karena sulitnya pernapasan, mendengkur. Alhasil kalau anak kurang tidur karena kesulitan bernafas maka daya konstentrasinya pun akan terganggu.
  • Dapat membahayakan organ hati karena penumpukkan lemak.
  • Tulang pun akan terganggu karena tidak dapat menompang berat badan yang terlalu berlebihan.
  • Timbul rasa tidak percaya diri karena gangguan dari teman – temannya karena bentuk badan yang berbeda dari teman lainnya.
  • Depresi yang akan dirasakan anak karena rasa tidak percaya diri atau cemoohan orang lain terhadap sang anak.

Mencegah Obesitas Pada Anak

Obesitas pada anak bisa terjadi karena faktor makanan, pola hidup yang kurang sehat, atau mungkin juga karena keturuan genetik. Ada beberapa hal untuk mencegah obesitas pada anak menurut dokter bedah obesitas yaitu :

  • Buat beberapa kegiatan hidup sehat dalam keluarga. Misalnya olahraga setiap seminggu 2 kali berenang atau lari – lari kecil tiap pagi. Ajarkan pada anak apa yang bisa merusak tubuh seperti merokok salah satunya, minuman bersoda, dan lain sebagainya.
  • Memilih makanan yang sehat.
  • Ajak anak jalan – jalan untuk mencerahkan pikiran anak maupun keluraga kita sendiri.
  • Pola tidur yang cukup pada anak.

Dari beberapa hal untuk mencegah obesitas pada anak ini peran yang paling penting adalah orang tua. Anak akan selalu mengikuti apa yang dilakukan orang tua, maka kalian sebagai orang tua perlu memperlihatkan pola hidup sehat dengan olahraga tanpa perlu mengeluarkan uang pun bisa. Kalian bisa melakukan aktivitas menari – nari dengan anak dirumah. Lari – lari agar terjadi pembakaran kalori dalam tubuh anak maupun kalian sebagai orang tua sendiri. Makanan yang kalian makan pun akan menjadi contoh anak anda, jadi biasakan makan – makanan sehat ya ibu – ibu. Bukan hanya untuk anak tapi juga untuk kalian sebagai orang tua.

Buatlah anak kalian menjadi anak yang penuh dengan kasih sayang dalam keluarga. Jadi meskipun ada orang lain yang tidak menyukainya anak akan berpikir bahwa ada keluraga yang menyayanginya tanpa alasan apapun sehingga anak tidak akan mengalami stress atau depresi. ini dilakukan juga untuk anak obesitas yang tidak memiliki rasa percaya diri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s